Myside Bias: Pengertian dan Contohnya

Share this:

Keith E. Stanovich dari Universitas Toronto bersama koleganya dalam artikel mereka berjudul Myside Bias, Rational Thinking, and Intelligence menjelaskan bahwa myside bias adalah bias yang terjadi ketika…

orang mengevaluasi bukti, menghasilkan bukti, dan menguji hipotesis dengan cara yang bias terhadap keyakinan, opini, dan sikap mereka sendiri sebelumnya.

people evaluate evidence, generate evidence, and test hypotheses in a manner biased toward their own prior beliefs, opinions, and attitudes.

Dalam penelitiannya, Stanovich menemukan bahwa myside bias umum terjadi saat orang mengemukakan pandangannya mengenai sesuatu. Perokok cenderung kurang mengakui dampak negatif asap rokok pasif terhadap kesehatan. Orang yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah relatif lebih tinggi cenderung kurang mengakui risiko kesehatan akibat konsumsi alkohol. Orang yang lebih religius cenderung berpikir bahwa religiusitas mengarah pada kejujuran. Saat responden warga Amerika Serikat ditanya pendapatnya mengenai invasi Amerika Serikat terhadap Irak pada tahun 2003 di bawah kepemimpinan George W. Bush, mereka yang memilih George W. Bush cenderung berpikir bahwa invasi ke Irak membuat kita lebih aman dari teroris dibandingkan dengan mereka yang memilih John Kerry, rival Bush dalam pemilu.

Lantas apakah myside bias sama dengan bias konfirmasi? Dari pengertian dan contohnya sepertinya myside bias sama dengan bias konfirmasi, yakni pencarian atau penafsiran bukti dengan cara yang memihak pada keyakinan, harapan, atau hipotesis yang sudah ada.

Beberapa peneliti berpandangan bahwa myside bias adalah bagian (sub-kelas) dari bias konfirmasi.

Bettina J. Casad dalam Encyclopedia of Social Psychology menjelaskan bahwa bias konfirmasi terjadi dalam beberapa konteks. Dalam konteks pengambilan keputusan, orang melakukan bias konfirmasi dengan cara melakukan myside bias. Dalam hal ini, setelah seseorang membuat keputusan, ia akan mencari informasi yang mendukung keputusannya tersebut. Informasi yang bertentangan dengan keputusan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan oleh karena itu diabaikan atau diberi sedikit pertimbangan. Sebaliknya, orang-orang memberi perlakuan khusus pada informasi yang mendukung keyakinan pribadi mereka.  Casad menulis,

dalam studi yang meneliti tentang myside bias, orang-orang mampu menghasilkan dan mengingat lebih banyak alasan yang mendukung sisi mereka dalam suatu isu kontroversial daripada sisi yang berlawanan. Hanya ketika seorang peneliti secara langsung meminta orang untuk menghasilkan argumen yang menentang keyakinan mereka sendiri, barulah mereka mampu melakukannya. Seringkali ketika orang menghasilkan argumen yang menentang keyakinan mereka, argumen tersebut dapat digunakan secara selektif atau bahkan diputarbalikkan atau salah diingat untuk akhirnya mendukung keyakinan yang ada. Bukan berarti orang tidak mampu menghasilkan argumen yang bertentangan dengan keyakinan mereka; melainkan, orang tidak termotivasi untuk melakukannya.

Namun, Stanovich berpandangan bahwa myside bias dan bias konfirmasi itu berbeda. Dalam bukunya berjudul The Bias That Divides Us, Stanovich menjelaskan perbedaan myside bias dengan dua istilah yang mirip, yaitu bias konfirmasi dan bias keyakinan (belief bias). Stanovich menulis,

Saya menyebut “bias konfirmasi” sebagai bias untuk mencari pengujian positif terhadap hipotesis yang menjadi fokus pikiran kita, dan “bias keyakinan” sebagai bias yang terjadi ketika kita kesulitan mengevaluasi kesimpulan yang bertentangan dengan apa yang kita ketahui tentang dunia. Kesimpulan yang mengganggu penalaran dalam kasus bias keyakinan adalah keyakinan yang dapat diuji. Dan saya menyebut “myside bias” sebagai bias yang terjadi ketika kita mengevaluasi bukti, menghasilkan bukti, dan menguji hipotesis dengan cara yang menguntungkan opini dan sikap kita sebelumnya—di mana sikap yang dimaksud adalah keyakinan atau pandangan yang kuat (yaitu, keyakinan dan pandangan dunia yang jauh yang terhadapnya kita menunjukkan komitmen emosional dan perhatian terhadap ego kita).

Share this:

Similar Posts