Myside Bias: Pengertian dan Contohnya

Keith E. Stanovich dari Universitas Toronto bersama koleganya dalam artikel mereka berjudul Myside Bias, Rational Thinking, and Intelligence menjelaskan bahwa myside bias adalah bias yang terjadi ketika… orang mengevaluasi bukti, menghasilkan bukti, dan menguji hipotesis dengan cara yang bias terhadap keyakinan, opini, dan sikap mereka sendiri sebelumnya. people evaluate evidence,…

Read More

Belief Perseverance: Bagaimana Keyakinan Tetap Bertahan Meski Ada Bukti yang Bertentangan?

Pengertian belief perseverance Dalam Encyclopedia of Social Psychology, belief perseverance didefinisikan sebagai berikut: the tendency to cling to one’s initial belief even after receiving new information that contradicts or disconfirms the basis of that belief Kecenderungan untuk tetap berpegang pada keyakinan awal seseorang bahkan setelah menerima informasi baru yang bertentangan…

Read More

Negativity Bias: Pengertian dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengertian negativity bias Paul Rozin dan Edward B. Royzman dari University of Pennsylvania dalam artikel mereka berjudul Negativity Bias, Negativity Dominance, and Contagion mendefinisikan negativity bias sebagai berikut: a general bias, based on both innate predispositions and experience, in animals and humans, to give greater weight to negative entities (e.g.,…

Read More

Fundamental Attribution Error: Pengertian dan Contohnya

Pengertian fundamental attribution error Ensiklopedia Psikologi Sosial menjelaskan lema ini sebagai berikut: The fundamental attribution error describes perceivers’ tendency to underestimate the impact of situational factors on human behavior and to overestimate the impact of dispositional factors. For instance, people often tend to believe that aggressive behavior is caused by…

Read More

Hindsight Bias: Pengertian, Tingkatan, dan Penyebabnya

Pengertian Hindsight Bias Kamus American Psychological Association (APA) mendefinisikan hindsight bias sebagai berikut: the tendency, after an event has occurred, to overestimate the extent to which the outcome could have been foreseen. Kecanderungan, setelah suatu peristiwa terjadi, untuk melebih-lebihkan sejauh mana hasil tersebut dapat diprediksi. Dalam artikel yang membahas istilah…

Read More
1 2 3 4 5 7 8 9 10

Other Articles

About

Halo, pembaca! Saya Abu Bakar Fahmi. Psikonara merupakan platform tempat saya menuangkan pikiran dan perasaan saya tentang apa yang saya baca dan renungkan—baik dari buku maupun kehidupan sehari-hari. Saya menuangkan refleksi ini ke dalam tulisan agar dapat beresonansi dengan Anda.