The seeking or interpreting of evidence in ways that are partial to existing beliefs, expectations, or a hypothesis in hand.
Pencarian atau penafsiran bukti dengan cara yang memihak pada keyakinan, harapan, atau hipotesis yang sudah ada.
Sementara itu, Kamus American Psychological Association (APA) mendefinisikan bias konfirmasi sebagai berikut:
The tendency to gather evidence that confirms preexisting expectations, typically by emphasizing or pursuing supporting evidence while dismissing or failing to seek contradictory evidence.
Kecenderungan untuk mengumpulkan bukti yang mengkonfirmasi harapan yang sudah ada sebelumnya, biasanya dengan menekankan atau mengejar bukti pendukung sambil mengabaikan atau gagal mencari bukti yang bertentangan.
Menurut kamus Cambridge, gullibility didefinisikan sebagai berikut: The quality of being easily deceived or tricked, and too willing to believe everything that other people say. Kualitas mudah tertipu atau dikelabui, dan terlalu mudah mempercayai semua yang dikatakan orang lain. Menurut Alessandra Teunisse dari Universitas Macquarie, Australia, pengertian gullibility dalam ilmu psikologi tidak konsisten. Beberapa ilmuwan…
Kepribadian Lima Besar (Big Five Personality) atau yang disebut juga Five Factor Model merupakan kerangka ilmiah untuk menggambarkan kepribadian manusia berdasarkan lima (5) dimensi sifat, yakni Openness to experience (O), Conscientiousness (C), Extraversion (E), Agreeableness (A), dan Neuroticism (N). Agar lebih mudah diingat, kelima dimensi sifat tersebut biasanya disingkat dengan OCEAN. Dalam artikel berjudul Big…
Andrew K. Przybylski dari Departemen Psikologi, Universitas Essex, Inggris dan koleganya pada tahun 2013 menulis laporan penelitian mengenai FoMO berjudul Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Dalam artikel tersebut mereka mendefinisikan FoMO sebagai berikut: a pervasive apprehension that others might be having rewarding experiences from which one is absent, FoMO is…
Irving Janis, ilmuwan psikologi sosial dari Universitas Yale, Amerika Serikat, mengenalkan sebuah fenomena perilaku kelompok dalam pengambilan keputusan yang disebut dengan groupthink. Pada November tahun 1971, Janis menulis artikel dalam Psychology Today berjudul Groupthink dan mengartikan groupthink sebagai berikut: The mode of thinking that persons engage in when concurrence-seeking becomes so dominant in a cohesive in-group…
Perhatikan tiga kasus berikut ini: Seorang wanita muda yang sudah menikah pergi menonton film sendirian tanpa memberi tahu suaminya. Ketika ia pulang, suaminya berkata, “Jika kamu melakukannya lagi, saya akan memukulmu sampai babak belur.” Ia melakukannya lagi; suaminya memukulinya sampai babak belur. Dalam sebuah keluarga, seorang putra berusia dua puluh lima tahun memanggil ayahnya dengan…
Kamus American Psychological Association (APA) mendefinisikan grit sebagai berikut: n. sifat kepribadian yang dicirikan oleh kegigihan dan semangat untuk mencapai tujuan jangka panjang. Kegigihan berarti bekerja keras untuk mengatasi tantangan dan mempertahankan upaya serta minat dari waktu ke waktu meskipun mengalami kegagalan, kesulitan, dan stagnasi kemajuan. Studi terbaru menunjukkan bahwa sifat ini mungkin lebih relevan…