Rubah dan Bangau: Pelajaran Mengenai Perbedaan Cara Berpikir

Suatu hari, rubah memikirkan rencana untuk menghibur diri dengan mengorbankan bangau, yang penampilan anehnya selalu membuatnya tertawa. “Kau harus ikut makan malam denganku hari ini,” katanya kepada bangau, sambil tersenyum membayangkan tipuan yang akan dilakukannya. Bangau dengan senang hati menerima undangan itu dan tiba tepat waktu dengan nafsu makan yang…

Read More

Teori Determinasi-Diri (Self-Determination Theory): Pengertian, Dimensi, dan Cara Mengukurnya

Pengertian Teori Determinasi-Diri atau Self-Determination Theory (SDT) Teori Determinasi-Diri atau Self-Determination Theory (SDT) berpandangan bahwa pada hakikatnya manusia memiliki sejumlah fitur yang positif dan gigih. Manusia memiliki rasa ingin tahu, vitalitas dan motivasi diri. Manusia mampu menjadi agen, mampu mengembangkan diri, mampu berjuang untuk belajar, mampu menguasai keterampilan baru, dan…

Read More

Prokrastinasi: Pengertian dan Bagaimana Cara Mengukurnya

Pengertian prokrastinasi Apakah prokrastinasi sama dengan menunda, sehingga semua aktivitas menunda disebut sebagai prokrastinasi? Atau prokrastinasi berbeda dengan menunda, sehingga tidak semua aktivitas menunda disebut prokrastinasi? Untuk menjawabnya, kita perhatikan tiga skenario berikut ini: Skenario 1. Anda telah meminta informasi penting untuk laporan yang sedang Anda tulis kepada rekan kerja…

Read More

Groupthink: Mengapa Keputusan Kelompok Bisa Salah?

Pengertian Groupthink Irving Janis, ilmuwan psikologi sosial dari Universitas Yale, Amerika Serikat, mengenalkan sebuah fenomena perilaku kelompok dalam pengambilan keputusan yang disebut dengan groupthink. Pada November tahun 1971, Janis menulis artikel dalam Psychology Today berjudul Groupthink dan mengartikan groupthink sebagai berikut: The mode of thinking that persons engage in when concurrence-seeking…

Read More
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Other Articles

About

Halo, pembaca! Saya Abu Bakar Fahmi. Psikonara merupakan platform tempat saya menuangkan pikiran dan perasaan saya tentang apa yang saya baca dan renungkan—baik dari buku maupun kehidupan sehari-hari. Saya menuangkan refleksi ini ke dalam tulisan agar dapat beresonansi dengan Anda.